TIPS AGAR ASI TETAP LANCAR SAAT PUASA
Menjalankan ibadah. Inilah bulan yang dinanti-nantikan. Tak terkecuali bagi ibu menyusui, tentu ingin ikutan puasa juga kan?
Bagaimana caranya agar ibadah lancar dan ASI jugatetap lancar?
Jangan terlalu khawatir ya Bund, Bunda bisa
menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu produksi ASI.
Berikut ini tips puasa untuk menyusui agar ASI tetap
lancar.
Semoga bermanfaat ya, Bund!
yang ingin ikut berpuasa di bulan Ramadan boleh
menjalannya, dengan syarat kondisi tubuh sedang sehat. Puasa tidak akan
mengganggu kelancaran produksi air susu ibu atau ASI pada ibu yang sedang
menyusui.
Meski ibu menyusui yang menjalankan puasa tidak
makan dan minum selama belasan jam, kualitas ASI tetap akan bagus.
Berikut cara menjaga ASI tetap lancar meski ibu
menyusui berpuasa, dilansir dari Fimela.
Konsumsi
Cukup Cairan
Ibu menyusui yang menjalankan ibadah puasa tetap
harus memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar tak dehidrasi. Dengan mengonsumsi
cukup cairan, kualitas ASI pun akan tetap baik.
Selain itu, ibu menyusui tak boleh dehidrasi.
Kondisi dehidrasi bisa membuat kadar gula darah dalam tubuh jadi tak seimbang
dan organ tubuh tergangggu. Agar produksi ASI tetap baik, konsumsilah air putih
pada saat buka puasa dan sahur, minimal 8 gelas sehari.
Cukup
Istirahat
Seorang ibu yang sedang menyusui, harus menjaga
kondisi badan agar selalu sehat, salah satunya dengan istirahat yang cukup.
Istirahat yang cukup bisa membuat produksi ASI menjadi lebih baik. Karena
biasanya seorang ibu, tidak memiliki waktu yang cukup untuk istirahat.
Agar tidak terlalu lelah saat menjalankan ibadah
puasa, pada saat anak sedang tidur, Sahabat Fimela gunakanlah waktu tersebut
untuk tidur juga.
Tingkatan
Frekuensi Menyusui
Saat sedang menyusui, otot-otot yang ada di sekitar
payudara akan berkontraksi, dan ASI siap untuk dikeluarkan. Pada saat kontraksi
ini, akan mengeluarkan 2 jenis hormon, salah satunya adalah hormon oksitosin.
Ibu menyusui perlu meningkatkan frekuensi pemberian
ASI. Sehingga Mom harus tetap menyusui selama 3 jam sekali, atau pompalah asi
selama 3 jam sekali. Hal ini dilakukan agar frekuensi susu bertambah, dan
menyebabkan kualitas produksi ASI menjadi baik, walaupun si ibu sedang
berpuasa.
Konsumsi
Makanan Pendukung ASI
Untuk menjaga kualitas ASI tetap baik, konsumsilah
makanan pendukung ASI, pada saat berbuka puasa dan sahur. Banyak jenis makanan
untuk buka puasa atau sahur, yang bisa membantu membuat produksi ASI menjadi
lebih baik, seperti sayur-sayuran berwarna hijau.
Ibu menyusui bisa mengonsumsi sayur bayam, daun
kelor, brokoli atau sayuran hijau lainnya. Pastikan mengonsumsi makanan yang
mengandung serat, karbohidrat kompleks, vitamin dan mineral. Ibu menyusui juga
bisa mengonsumsi kacang-kacangan seperti almon, kacang arab, wijen dan biji
rami.
Mengonsumsi
ASI Booster
Bagi ibu yang sedang menyusui, bisa mengonsumsi ASI
booster, pada saat buka puasa atau sahur. ASI booster harus dikonsumsi sebagai
pendamping ASI, karena kandungan yang terdapat pada ASI booster, bisa membantu
memperlancar ASI dan menambah kualitas ASI.
ASI booster juga memiliki kandungan vitamin dan
mineral, yang bisa membantu menyehatkan ibu dan bayi. Namun tetap konsultasikan
dengan dokter dulu ya Mom.
Pijat
Payudara Saat Mau Tidur
Untuk menjaga kualitas ASI tetap bagus, pijatlah
payudara saat malam hari, untuk membuat otot rileks. Kontraksi otot yang
terjadi saat menyusui, bisa membuat otot menjadi tegang, dan jika tegang bisa
membuat produksi ASI menjadi lambat. Memijat ASI pada malam hari, bisa membuat
kelancaran pada ASI yang tersumbat, dan menghilangkan rasa nyeri pada ASI.
Hindari
Stres
Pada saat menjalankan puasa, sebisa mungkin seorang
ibu yang sedang menyusui, tidak boleh memiliki pikiran yang stres. Untuk
menghindari stres, lakukan kegiatan positif, seperti bermain dengan bayi.
Anda juga bisa melakukan meditasi atau yoga, untuk
membantu mengontrol pikiran, agar tetap positif pada saat menjalankan puasa.

Komentar
Posting Komentar